Blog

CC001

Perak merupakan perhisan yang tidak asing lagi bagi masyarakat, khususnya warga Yogyakarta. Salah satu sudut Kota Yogyakarta sangat terkenal akan perak, karena di daerah tersebut merupakan gudang pengrajin perak. Kotagede adalah daerah pengrajin perak terbanyak dan terbesar di Kota Yogyakarta. Nama Kotagede sangat identic dengan Perak.
Perak menjadi perhiasan yang diminati oleh sebagian besar orang di seluruh dunia. Perak juga digunakan sebagai alat tukar berbentuk mata uang dirham di Jazirah Arab. Dengan demikian perak menjadi daya Tarik tersendiri bagi masyarakat sebagai oleh-oleh khas Nusantara.
Kadar perak tergantung pemesanan, dapat murni ataupun campuran. Biasanya campuran perak dan tembaga menjadi alternative dalam pembuatan kerajinan. Perak memiliki kadar 92,5% dan tembaga 7,5% merupakan komposisi yang sering dilakukan dalam pembuatan kerajinan. Selain itu, pembuatan kerajinan sering tidak menggunakan campuran atau murni. Hal ini tergantung pesanan oleh costumer (pelanggan).
Pembuatan perak terdiri dari tradisional/membuat dengan tangan (handmade), menggunakan mesin (machinery), dan cetakan (casting). Lamanya waktu pembuatan tergantung dari cara membuat kerajinan tersebut. Kerajinan perak di Kotagede rata-rata menggunakan sistem tradisional (handmade), sehingga waktu pengerjaan tergantung dari tingkat kesulitan model perhiasan yang dibuat. Model standar/biasa rata-rata dapat dikerjakan selama 3-5 hari, namun apabila memiliki tingkat kerumitan tinggi biasanya dapat diselesaikan selama 10 – 15 hari. Kelebihan penggunaan handmade adalah kualitas yang tidak dapat diragukan lagi. Pembuatan perhiasan tersebut rata-rata menggunakan sistem made to order, atau membuat kerajinan sesuai dengan pesanan. Jadi desain yang menentukan adalah pelanggan dan pengrajin hanya melakukan pembuatan sesuai dengan pesanan yang diterima. Walaupun kebanyakan toko juga menyetok barang atau lebih dikenal dengan sistem ready stock.
Pelapisan menjadi proses finishing akhir dalam pembuatan perhiasan perak. Pelapisan ini sering disebut chrom, yaitu melelehkan sebuah bahan atau dengan obat dengan tujuan untuk mempercantik tampilan atau memberikan warna pada perhiasan. Terdapat beberapa warna lapis perak, antara lain: putih, hitam, kuning emas, rose gold, dll. Rata-rata lapisan yang sering digunakan adalah lapis putih atau rhodium. Lapis rhodium akan membuat perhiasan menjadi lebih mengkilap dan menjaga agar perhiasan tidak mudah berubah warna menjadi hitam. Lapis rhodium akan bertahan lebih lama apabila dalam proses chrom bagus, namun tetap membutuhkan pembaharuan dalam lapis rhodium dilain waktu.
Lapis kuning emas atau chroom merupakan lapis warna yang diminati oleh pelanggan. Tujuannya yaitu agar mendapatkan tampilan yang bagus, namun kebanyakan lapis kuning emas ini mudah pudar. Jadi intensitas memperbaharui lebih sering. Biasanya lama pengerjaan lapis sekitar 1-2 hari.